Viewers

Rabu, 04 Januari 2017

Tugas Softskill Pertemuan 4 Perbandingan Sistem Cerdas di Berbagai Negara

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan perbandingan sistem pelayanan restoran pada masing-masing negara. Restoran sendiri telah menjadi investasi yang cukup memberikan feedback yang baik bagi pemiliknya. Selain dari segi rasa dari makanan pada restoran tersebut dan juga tempat yang cukup menarik untuk dinikmati para pengunjung, sistem pelayanannya pun harus memadai dan juga bisa menarik perhatian pengunjung untuk bersinggah ke restoran tersebut.  

KFC outlet, Tiongkok. China 
Perusahaan intenet Baidu mendemonstrasikan teknologi baru mereka yang cukup aplikatif di kehidupan sehari-hari. Salah satunya dengan kolaborasi mereka bersama KFC Tiongkok. Mesin pencari yang terkenal dengan sebutan ‘Google versi Tiongkok’ itu saling bermitra membuka sebuah restoran cerdas atau smart restaurant di Beijing. Dikatakan restoran cerdas dikarenakan Baidu menerapkan teknologi face recognition atau pengenalan wajah untuk memberi rekomendasi menu-menu ke pelanggan sehingga pelanggan terbantu dalam hal pemesanan. Di restoran cerdas milik KFC itu, Baidu memasang perangkat keras untuk mengenali wajah. Saat pemindaian berlangsung, teknologi ini akan mendeteksi jenis kelamin, ekspresi wajah, serta usia pelanggan. Nantinya, data itu akan dipakai untuk memberi rekomendasi menu yang sesuai pada pelanggan tersebut.

Hajime Robot Restaurant, Bangkok, Thailand
Berbeda dengan yang dimiliki restoran cepat saji di negara China, selanjutnya di negara Thailand tepatnya di kota Bangkok terdapat sebuah restoran ala jepang yang bernama Hajime Robot Restaurant. Restoran ini menggunakan teknologi robot yang bisa melayani pembeli dan juga bisa bernyanyi. Robot ini bisa melayani pembelu dengan mengantarkan daging dan sayuran kepada para pengunjung sambil melakukan dance elektro ala robot. Nmaun sebelumnya, pengunjung haris memilih menu dengan menggunakan sistem komputer dan harus menunggu sekitar 5-15 menit. Setelah itu robot akan mengantarkan pesanan ke meja pengunjung.

Drive-Thru systems
Selanjutnya di negeri kita Indonesia, restoran disulap menjadi tempat-tempat yang nyaman untuk disinggahi pengunjung. Pelayanannya pun beragam, anda bisa memesan dari ponsel pintar anda dan kurir akan langsung datang ke tempat yang dituju untuk mengantarkan pesanan yang anda inginkan. Selain itu terdapat juga layanan Drive-thru di beberapa restoran, dimana kita tidak harus masuk ke dalam restoran tersebut dan memesan pesanan yang kita inginkan. Kita cukup memanggil pelayan yang ada di area Drive-thru tersebut dan langsung memesan makanan tanpa harus turun dari kendaraan anda.
  



Selasa, 15 November 2016

Tugas Softskill Pertemuan 3 Dampak Positif & Negatif Sistem Cerdas

Seperti yang telah kita ketahui kecerdasan buatan adalah entitas ilmiah yang pada umumnya sebagai sistem komputer. Sistem ini telah menggunakan digitalisasi dalam pengoperasiannya yang bisa jadi menggunakan teknologi canggih dalam pembuatannya. Kecerdasan buatan biasanya berada pada bidang sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jariangan syaraf tiruan dan robotika. Kecerdasan buatan memiliki banyak dampak positif diantaranya :

  • ·         Mempermudah kinerja manusia

Dengan teknologi yang semakin canggih di zaman ini, teknologi sangatlah berperan penting bagi efektifitas pekerjaan manusia. Komputer yang dulu di desain untuk 1 fungsi, kini beralih sebagai media utama dalam pembuatan laporan, perhitungan sederhana bahkan sebagai sarana pertukaran data menjadi informasi. Selain itu komputer pada zaman kini, telah disulap menjadi media hiburan yang dapat digunakan manusia seperti halnya mendengarkan musik, menonton video, bermain games dan lain sebagainya.

  • ·         Ketepatan

Selanjutnya ketepatan dalam suatu pekerjaan sangatlah penting. Sebagai contoh, kini banyak negara-negara asing yang telah menggunakan robot untuk membantu pekerjaan manusia. Ketepatan pada sistem robotika ini tidak diragukan lagi kualitasnya. Dibandingkan dengan ketepatan yang dimiliki manusia, robot dapat dijadikan rekomendasi untuk mengandalkan ketepatan dalam suatu pekerjaan.



  • ·  Efisiensi Waktu

Seluruh pekerjaan dituntut untuk selesai tepat waktu. Efisiensi waktu sangatlah penting bagi suatu pekerjaan. Dengan perkembangan teknologi yang semakin baik, pekerjaan tidaklah mungkin dikerjakan dengan waktu yang lama. Sebagai contoh komputer dan gadget lainnya.

Masih banyak lagi kelebihan yang dapat kita peroleh dalam penggunaan sistem cerdas yang sudah berkembang pesat pada zaman ini. Di samping banyaknya kelebihan atau dampak positif dalam penggunaan teknologi sistem cerdas, terdapat berbagai pula dampak negatif yang dapat kita peroleh seperti :

  • ·         Manusia semakin malas

Dengan perkembangan teknologi sistem cerdas yang sudah mumpuni, manusia dapat dengan mudah mengakses berbagai hal dan pekerjaannya pun menjadi lebih ringan. Manusia kini menjadi pribadi yang cukup malas, dikarenakan teknologi ini. Sebagai contoh manusia kini dengan dapat mudahnya memperoleh informasi untuk mengerjakan tugas, sehingga pribadi ini dapat langsung saja menyalin informasi yang ada di internet dengan mudah dan cepat.

  • ·         Sumber daya manusia digantikan oleh robot

Memang sistem robotika hanya digunakan di negara-negara yang sudah maju dalam sebuah pekerjaannya. Sehingga sumber daya manusia di negara-negara maju tersebut semakin berkurang yang akhirnya dapat menimbulkan pengangguran yang relatif besar.

Untuk ke depannya saya berharap teknologi di Indonesia dapat berkembang ke arah yang lebih baik dimana sumber daya manusianya tidak berkurang dan menjadi pribadi yang tidak tergantung pada gadget. Saya berharap Indonesia dapat memiliki inovasi yang lebih baik lagi. Saya juga berharap agar Indonesia memiliki kereta Monorail seperti halnya di negara Jepang sehingga masyarakat dapat menggunakan fasilitas umum dengan menggunakan sedikit bahan bakar. Saya juga berharap di Indonesia menciptakan kendaraan yang ramah lingkungan dan irit bahan bakar.

Referensi :
http://dosenit.com/kuliah-it/teknologi-informasi


Minggu, 23 Oktober 2016

Tugas Softskill Pertemuan 2 Teknologi Buatan Perusahaan & Visi-Misi Perusahaan



TOYOTA

Toyota merupakan salah satu dari sekian banyak vendor yang telah sukses memproduksi banyak kendaraan roda 4 tepatnya mobil. Perusahaan ini memiliki pabrik mobil yang berasal dari Jepang dan berpusat di kota Tokyo, Aichi. Saat ini tidak heran lagi jika vendor ini telah dikenal banyak kalangan dan negara. Sejarah singkatnya, Toyota Motor Corporation (TMC) didirikan pada September pada tahun 1993 sebagai divisi mobil Pabrik Tenun Otomatis Toyoda. Divisi mobil perusahaan tersebut kemudian dipisahkan pada 27 Agustus 1937 untuk menciptakan Toyota Motor Corporation seperti saat ini.
Pada hari jumat, 11 Juni 2016 perusahaan otomotif ini mengatakan bahwa mereka akan membangun fasilitas-fasilitas penelitian dan pengembangan di Amerika Serikat (AS) yang fokus pada teknologi kecerdasan buatan. Perusahaan baru ini akan berkantor di kawasan pusat teknologi AS, Silicon Valley di negara bagian California. Perusahaan tersebut diberi nama Toyota Research Institute yang dipimpin oleh Gill Pratt sebagai CEO dengan merekrut 200 karyawan. Pratt sebelumnya adalah eksekutif penasihat teknis di Toyota. Perusahaan Jepang tersebut akan menginvestasikan dana sebesar US$ 1 Miliar selama 5 tahun ke depan untuk penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan ini. Mereka juga berencana membangun fasilitas penelitian kedua di dekat Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge.
Presiden Toyota, Akio Toyoda, dahulu sempat menjadi bagian yang mengesampingkan teknologi kecerdasan buatan dalam mobil masa depan. “Saya sering mengatakan, cukup sampai saat ini, kita akan pergi dengan berkendara secara otomatis jika mereka mengalahkan manusia dalam lomba mobil 24 jam,” kata Toyoda, seperti dikutip dari Reuters. “Tapi saya berubah pikiran setelah saya terlibat dalam perencanaan Olimpiade 2020 dan Paralimpiade (di Tokyo),” katanya, menjelaskan hal itu membuka pikirannya untuk menyediakan mobil bagi penyandang cacat dan orang lanjut usia. Perusahaan otomotif merasa perlu menyeriusi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di tengah gempuran perusahaan teknolohi yang gencar membangun mobil yang dapat berjalan sendiri tanpa kendali manusia. Google diketahui telah membangun purwarupa mobil yang dapat berjalan sendiri, sementara Apple telah membajak ahli kecerdasan buatan demi membangun mobil pintar. 

VISI & MISI TOYOTA
Visi
Menjadi perusahaan otomotif yang paling sukses dan dihormati di kawasan Asia Tenggara dengan memberikan pengalaman terbaik dalam kepemilikan kendaraan
Misi
  1. Secara berkesinambungan menyediakan produk dan jasa yang berkualitas tinggi serta memenuhi kebutuhan pelanggan melalui program pemasaran yang terbaik
  2. Mengembangkan karyawan yang berkompeten dengan menciptakan lingkungan kerja yang baik untuk mendukung tercapainya kepuasan pelanggan
  3. Memperkuat kolaborasi dengan produsen, dealer utama dan dealer-dealer melalui komunikasi dan kerjasama yang lebih baik
  4. Untuk mengembangkan operasi perusahaan yang sehat dalam segala aspek, misalnya pemenuhan peraturan, lingkungan dan lain-lain.
Teknologi yang digunakan :
                        Perusahaan Toyota Motor Corporation masih melanjutkan untuk menyempurnakan teknologi mesin ramah lingkungan dengan cara menggunakan teknologi Hybrid, dimana dengan teknologi ini kendaraan ditenagai bahan bakar hidrogen sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara. Beberapa contoh mobil yang telah menggunakan teknologi Hybrid ini seperti mobil Prius dan All New Camry serta All New Alphard. Toyota juga mulai memperkenalkan mesin berteknologi Fuel Cell untuk Mirai yakni mobil berbahan bakar hidrogen pertama di dunia yang memiliki keunggulan sebagai kendaraan ramah lingkungan karena gas buangnya adalah air (Zero Carbon Emmision). Ada lagi yakni teknologi VNT yang telah disematkan pada mobil Grand New Toyota Fortuner dan All New Toyota Hilux Diesel. Teknologi VNT ini mampu meningkatkan output daya dan torsi secara signifikan.

Produk yang dihasilkan :
            Produk-produk yang dihasilkan Toyota Motor Corporation pada umunya adalah mobil serta    suku cadang dan lain sebagainya.

Sumber :







Sabtu, 08 Oktober 2016

Tugas Softskill Pertemuan 1 Pelatihan Teknologi Sistem Cerdas



TEKNOLOGI SISTEM CERDAS


Pengertian Sistem cerdas Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer. Definisi Kecerdasan Buatan Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John Mc Cathy, 1956) Kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan intruksi yang terkait dengan pemrograman computer untuk melakukan sesuatu hal – yang dalam pandangan manusia adalah – cerdas. (H.A Simon, 1987) Teknologi Sistem Cerdas Sistem Sensor dan Robotika Robot adalah seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal dari bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produks. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.  Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot. Beberapa organisasi di bidang robot membuat definisi tersendiri.





Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai: A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks (Sebuah manipulator multifungsi yang mampu diprogram, didesain untuk memindahkan material, komponen, lat, atau benda khusus lainnya melalui serangkaian gerakan terprogram untuk melakukan berbagai tugas) International Organization for Standardization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai: An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications (Sebuah manipulator yang terkendali, multifungsi, dan mampu diprogram untuk bergerak dalam tiga aksis atau lebih, yang tetap berada di tempat atau bergerak untuk digunakan dalam aplikasi otomasi industri) Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah: Dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor) Dapat diprogram Dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda Bekerja secara otomatis Cerdas (intelligent) Digunakan di industri Sistem sensor seperti system visi dan pencitraan serta system pengolahan sinyal merupakan bagian dari robotika. Sebuah robot yaitu, perangkat elektromagnetik yang diprogram untuk melakukan tugas manual, tidak semuanya merupakan bagian AI. Robot hanya melakukan aksi yang telah diprogramkan dikatakan sebagai robot bodoh yang tidak lebih pintar dari lift. Robot yang cerdas biasanya mempunyai perangkat sensor, seperti kamera, yang mengumpulkan informasi mengenai operasi dan lingkungannya. Kemudian bagian AI robot tersebut menterjemahkan informasi tadi dan merespon serta beradaptasi jika terjadi perubahan lingkungan.

Sumber :         
Wikipedia.org
Kidodi.wordpress.com



Senin, 23 November 2015

Tugas Softskill Pertemuan 3 Pengalaman Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan adalah sebuah langkah untuk mengambil sebuah pilihan untuk mendapatkan sebuah tujuan, Pengambilan keputusan yang pernah saya buat adalah ketika saya memilih jurusan sistem informasi. Jurusan yang terfokus pada ilmu tentang software yang digunakan dalam komputer ini saya pilih karena saya ingin mendalami dan memfokuskan diri kepada segala software-software yang dapat saya operasikan guna untuk membantu pekerjaan tiap-tiap individu. Selain itu saya juga tertarik dengan jurusan ini karena jurusan ini adalah jurusan yang memiliki peluang kerja yang cukup besar. Saya mendapatkan ilmu dan pengalaman yang baru ketika saya menjadi salah satu diantara sekian banyaknya mahasiswa yang memilih jurusan ini. Dimulai dari bahasa pemrograman yang digunakan di komputer, sejarah-sejarah tentang perkembangan komputer yang awalnya komputer adalah sebuah alat yang digunakan untuk melakukan operasi perhitungan hingga saat ini digunakan oleh masyarakat awam untuk mencari informasi melalui internet, membuat sebuah artikel dan makalah, bermain games, mendengarkan lagu, berbisnis, komunikasi dan bahkan menonton film. Komputer bagi manusia jaman sekarang adalah sebuah alat yang bersifat multifungsi karena komputer memiliki lebih dari 1 kegunaan. Itulah sebabnya saya memilih jurusan sistem informasi ini dengan harapan saya tidak hanya menjadi user atau pengguna saja namun saya bisa bertindak sebagai pengembang dan lainnya. 

Senin, 19 Oktober 2015

Tugas Softskill Pertemuan ke 2 Sejarah Perusahaan Multinasional Cocacola

Coca-Cola adalah minuman ringan berkarbonasi yang dijual di toko, restoran, dan mesin penjual di lebih dari 200 negara. Minuman ini diproduksi oleh The Coca-Cola Company asal AtlantaGeorgia, dan sering disebut Coke saja (merek dagang terdaftar The Coca-Cola Company di Amerika Serikat sejak 27 Maret 1944). Awalnya dibuat sebagai obat paten saat ditemukan pada akhir abad ke-19 oleh John Pemberton, Coca-Cola akhirnya dibeli oleh pebisnis Asa Griggs Candler yang taktik pemasarannya berhasil membuat Coke mendominasi pasar minuman ringan dunia sepanjang abad ke-20.
Perusahaan ini memproduksi konsentrat yang kemudian dijual ke pabrik Coca-Cola berlisensi di seluruh dunia. Pabrik botol yang memegang kontrak ekskulsif dengan perusahaan ini memproduksi produk akhir dalam bentuk kaleng dan botol dari konsentrat tersebut, dicampur dengan air yang telah disaring dan pemanis. Pabrik-pabrik tersebut kemudian menjual, mendistribusikan, dan memasarkan Coca-Cola ke toko-toko eceran dan mesin penjaja. Coca-Cola Enterprises adalah contoh pabrik Coca-Cola, yang merupakan pabrik Coca-Cola terbesar di Amerika Utara dan Eropa Barat. The Coca-Cola Company juga menjual konsentrat untuk air mancur soda di sejumlah restoran besar dan distributor jasa makananThe Coca-Cola Company juga pernah mengeluarkan minuman cola lain dengan merek Coke, yang paling umum adalah Diet Coke, kemudian Caffeine-Free Coca-Cola, Diet Coke Caffeine-Free, Coca-Cola CherryCoca-Cola ZeroCoca-Cola Vanilla, dan beberapa versi khusus berperisa lemon, jeruk nipis, atau kopi. 

SEJARAH PERKEMBANGAN COCA-COLA

Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John, menyarankan nama Coca-Cola karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk periklanan. Kemudian, ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring mengalir, Spencer, dan lahirlah logo paling terkenal di dunia.
Chandler piawai dalam menciptakan perhatian konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. Benda-benda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yang berkesinambungan. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna-warni untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata seperti kipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatkan nama Coca-Cola dan mendorong penjualan.
Upaya mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanya tidak mendorong penggunaan kata Coke, bahkan konsumen dianjurkan untuk membeli Coca-Cola dengan kata-kata berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuai namanya secara lengkap; nama sebutan hanya akan mendorong penggantian produk dengan kata lain". Tetapi konsumen tetap saja menghendaki Coke, dan akhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itu juga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama dengan Coca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar. 

Jenis-jenis coca-cola : 
  • New Coke (Baru)
  • Diet Coke (Tanpa Gula)
  • Coca-cola C2
  • Coca-cola Zero (Kaya rasa, tanpa gula)
  • Cherry Coke (Rasa Ceri)
  • Vanilli Coke (Rasa Vanili)
  • Coca-cola with lime (Jertuk Nipis)
  • Raspberry Coke (Rasa Raspberi)
Referensi : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Coca-Cola