Viewers

Minggu, 23 Oktober 2016

Tugas Softskill Pertemuan 2 Teknologi Buatan Perusahaan & Visi-Misi Perusahaan



TOYOTA

Toyota merupakan salah satu dari sekian banyak vendor yang telah sukses memproduksi banyak kendaraan roda 4 tepatnya mobil. Perusahaan ini memiliki pabrik mobil yang berasal dari Jepang dan berpusat di kota Tokyo, Aichi. Saat ini tidak heran lagi jika vendor ini telah dikenal banyak kalangan dan negara. Sejarah singkatnya, Toyota Motor Corporation (TMC) didirikan pada September pada tahun 1993 sebagai divisi mobil Pabrik Tenun Otomatis Toyoda. Divisi mobil perusahaan tersebut kemudian dipisahkan pada 27 Agustus 1937 untuk menciptakan Toyota Motor Corporation seperti saat ini.
Pada hari jumat, 11 Juni 2016 perusahaan otomotif ini mengatakan bahwa mereka akan membangun fasilitas-fasilitas penelitian dan pengembangan di Amerika Serikat (AS) yang fokus pada teknologi kecerdasan buatan. Perusahaan baru ini akan berkantor di kawasan pusat teknologi AS, Silicon Valley di negara bagian California. Perusahaan tersebut diberi nama Toyota Research Institute yang dipimpin oleh Gill Pratt sebagai CEO dengan merekrut 200 karyawan. Pratt sebelumnya adalah eksekutif penasihat teknis di Toyota. Perusahaan Jepang tersebut akan menginvestasikan dana sebesar US$ 1 Miliar selama 5 tahun ke depan untuk penelitian dan pengembangan kecerdasan buatan ini. Mereka juga berencana membangun fasilitas penelitian kedua di dekat Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge.
Presiden Toyota, Akio Toyoda, dahulu sempat menjadi bagian yang mengesampingkan teknologi kecerdasan buatan dalam mobil masa depan. “Saya sering mengatakan, cukup sampai saat ini, kita akan pergi dengan berkendara secara otomatis jika mereka mengalahkan manusia dalam lomba mobil 24 jam,” kata Toyoda, seperti dikutip dari Reuters. “Tapi saya berubah pikiran setelah saya terlibat dalam perencanaan Olimpiade 2020 dan Paralimpiade (di Tokyo),” katanya, menjelaskan hal itu membuka pikirannya untuk menyediakan mobil bagi penyandang cacat dan orang lanjut usia. Perusahaan otomotif merasa perlu menyeriusi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di tengah gempuran perusahaan teknolohi yang gencar membangun mobil yang dapat berjalan sendiri tanpa kendali manusia. Google diketahui telah membangun purwarupa mobil yang dapat berjalan sendiri, sementara Apple telah membajak ahli kecerdasan buatan demi membangun mobil pintar. 

VISI & MISI TOYOTA
Visi
Menjadi perusahaan otomotif yang paling sukses dan dihormati di kawasan Asia Tenggara dengan memberikan pengalaman terbaik dalam kepemilikan kendaraan
Misi
  1. Secara berkesinambungan menyediakan produk dan jasa yang berkualitas tinggi serta memenuhi kebutuhan pelanggan melalui program pemasaran yang terbaik
  2. Mengembangkan karyawan yang berkompeten dengan menciptakan lingkungan kerja yang baik untuk mendukung tercapainya kepuasan pelanggan
  3. Memperkuat kolaborasi dengan produsen, dealer utama dan dealer-dealer melalui komunikasi dan kerjasama yang lebih baik
  4. Untuk mengembangkan operasi perusahaan yang sehat dalam segala aspek, misalnya pemenuhan peraturan, lingkungan dan lain-lain.
Teknologi yang digunakan :
                        Perusahaan Toyota Motor Corporation masih melanjutkan untuk menyempurnakan teknologi mesin ramah lingkungan dengan cara menggunakan teknologi Hybrid, dimana dengan teknologi ini kendaraan ditenagai bahan bakar hidrogen sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara. Beberapa contoh mobil yang telah menggunakan teknologi Hybrid ini seperti mobil Prius dan All New Camry serta All New Alphard. Toyota juga mulai memperkenalkan mesin berteknologi Fuel Cell untuk Mirai yakni mobil berbahan bakar hidrogen pertama di dunia yang memiliki keunggulan sebagai kendaraan ramah lingkungan karena gas buangnya adalah air (Zero Carbon Emmision). Ada lagi yakni teknologi VNT yang telah disematkan pada mobil Grand New Toyota Fortuner dan All New Toyota Hilux Diesel. Teknologi VNT ini mampu meningkatkan output daya dan torsi secara signifikan.

Produk yang dihasilkan :
            Produk-produk yang dihasilkan Toyota Motor Corporation pada umunya adalah mobil serta    suku cadang dan lain sebagainya.

Sumber :







Sabtu, 08 Oktober 2016

Tugas Softskill Pertemuan 1 Pelatihan Teknologi Sistem Cerdas



TEKNOLOGI SISTEM CERDAS


Pengertian Sistem cerdas Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer. Definisi Kecerdasan Buatan Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John Mc Cathy, 1956) Kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan intruksi yang terkait dengan pemrograman computer untuk melakukan sesuatu hal – yang dalam pandangan manusia adalah – cerdas. (H.A Simon, 1987) Teknologi Sistem Cerdas Sistem Sensor dan Robotika Robot adalah seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal dari bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produks. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.  Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot. Beberapa organisasi di bidang robot membuat definisi tersendiri.





Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai: A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks (Sebuah manipulator multifungsi yang mampu diprogram, didesain untuk memindahkan material, komponen, lat, atau benda khusus lainnya melalui serangkaian gerakan terprogram untuk melakukan berbagai tugas) International Organization for Standardization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai: An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications (Sebuah manipulator yang terkendali, multifungsi, dan mampu diprogram untuk bergerak dalam tiga aksis atau lebih, yang tetap berada di tempat atau bergerak untuk digunakan dalam aplikasi otomasi industri) Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah: Dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor) Dapat diprogram Dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda Bekerja secara otomatis Cerdas (intelligent) Digunakan di industri Sistem sensor seperti system visi dan pencitraan serta system pengolahan sinyal merupakan bagian dari robotika. Sebuah robot yaitu, perangkat elektromagnetik yang diprogram untuk melakukan tugas manual, tidak semuanya merupakan bagian AI. Robot hanya melakukan aksi yang telah diprogramkan dikatakan sebagai robot bodoh yang tidak lebih pintar dari lift. Robot yang cerdas biasanya mempunyai perangkat sensor, seperti kamera, yang mengumpulkan informasi mengenai operasi dan lingkungannya. Kemudian bagian AI robot tersebut menterjemahkan informasi tadi dan merespon serta beradaptasi jika terjadi perubahan lingkungan.

Sumber :         
Wikipedia.org
Kidodi.wordpress.com



Senin, 23 November 2015

Tugas Softskill Pertemuan 3 Pengalaman Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan adalah sebuah langkah untuk mengambil sebuah pilihan untuk mendapatkan sebuah tujuan, Pengambilan keputusan yang pernah saya buat adalah ketika saya memilih jurusan sistem informasi. Jurusan yang terfokus pada ilmu tentang software yang digunakan dalam komputer ini saya pilih karena saya ingin mendalami dan memfokuskan diri kepada segala software-software yang dapat saya operasikan guna untuk membantu pekerjaan tiap-tiap individu. Selain itu saya juga tertarik dengan jurusan ini karena jurusan ini adalah jurusan yang memiliki peluang kerja yang cukup besar. Saya mendapatkan ilmu dan pengalaman yang baru ketika saya menjadi salah satu diantara sekian banyaknya mahasiswa yang memilih jurusan ini. Dimulai dari bahasa pemrograman yang digunakan di komputer, sejarah-sejarah tentang perkembangan komputer yang awalnya komputer adalah sebuah alat yang digunakan untuk melakukan operasi perhitungan hingga saat ini digunakan oleh masyarakat awam untuk mencari informasi melalui internet, membuat sebuah artikel dan makalah, bermain games, mendengarkan lagu, berbisnis, komunikasi dan bahkan menonton film. Komputer bagi manusia jaman sekarang adalah sebuah alat yang bersifat multifungsi karena komputer memiliki lebih dari 1 kegunaan. Itulah sebabnya saya memilih jurusan sistem informasi ini dengan harapan saya tidak hanya menjadi user atau pengguna saja namun saya bisa bertindak sebagai pengembang dan lainnya. 

Senin, 19 Oktober 2015

Tugas Softskill Pertemuan ke 2 Sejarah Perusahaan Multinasional Cocacola

Coca-Cola adalah minuman ringan berkarbonasi yang dijual di toko, restoran, dan mesin penjual di lebih dari 200 negara. Minuman ini diproduksi oleh The Coca-Cola Company asal AtlantaGeorgia, dan sering disebut Coke saja (merek dagang terdaftar The Coca-Cola Company di Amerika Serikat sejak 27 Maret 1944). Awalnya dibuat sebagai obat paten saat ditemukan pada akhir abad ke-19 oleh John Pemberton, Coca-Cola akhirnya dibeli oleh pebisnis Asa Griggs Candler yang taktik pemasarannya berhasil membuat Coke mendominasi pasar minuman ringan dunia sepanjang abad ke-20.
Perusahaan ini memproduksi konsentrat yang kemudian dijual ke pabrik Coca-Cola berlisensi di seluruh dunia. Pabrik botol yang memegang kontrak ekskulsif dengan perusahaan ini memproduksi produk akhir dalam bentuk kaleng dan botol dari konsentrat tersebut, dicampur dengan air yang telah disaring dan pemanis. Pabrik-pabrik tersebut kemudian menjual, mendistribusikan, dan memasarkan Coca-Cola ke toko-toko eceran dan mesin penjaja. Coca-Cola Enterprises adalah contoh pabrik Coca-Cola, yang merupakan pabrik Coca-Cola terbesar di Amerika Utara dan Eropa Barat. The Coca-Cola Company juga menjual konsentrat untuk air mancur soda di sejumlah restoran besar dan distributor jasa makananThe Coca-Cola Company juga pernah mengeluarkan minuman cola lain dengan merek Coke, yang paling umum adalah Diet Coke, kemudian Caffeine-Free Coca-Cola, Diet Coke Caffeine-Free, Coca-Cola CherryCoca-Cola ZeroCoca-Cola Vanilla, dan beberapa versi khusus berperisa lemon, jeruk nipis, atau kopi. 

SEJARAH PERKEMBANGAN COCA-COLA

Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John, menyarankan nama Coca-Cola karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk periklanan. Kemudian, ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring mengalir, Spencer, dan lahirlah logo paling terkenal di dunia.
Chandler piawai dalam menciptakan perhatian konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. Benda-benda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yang berkesinambungan. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna-warni untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata seperti kipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatkan nama Coca-Cola dan mendorong penjualan.
Upaya mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanya tidak mendorong penggunaan kata Coke, bahkan konsumen dianjurkan untuk membeli Coca-Cola dengan kata-kata berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuai namanya secara lengkap; nama sebutan hanya akan mendorong penggantian produk dengan kata lain". Tetapi konsumen tetap saja menghendaki Coke, dan akhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itu juga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama dengan Coca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar. 

Jenis-jenis coca-cola : 
  • New Coke (Baru)
  • Diet Coke (Tanpa Gula)
  • Coca-cola C2
  • Coca-cola Zero (Kaya rasa, tanpa gula)
  • Cherry Coke (Rasa Ceri)
  • Vanilli Coke (Rasa Vanili)
  • Coca-cola with lime (Jertuk Nipis)
  • Raspberry Coke (Rasa Raspberi)
Referensi : 
https://id.wikipedia.org/wiki/Coca-Cola

Senin, 21 September 2015

Tugas Teori Organisasi Umum 1 Minggu 1

Sejarah Perkembangan Komunikasi

1. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Kemajuan Komunikasi Era Modern
  
      Seperti nan sudah disinggung di atas, sejarah perkembangan komunikasi tak akan pernah dapat dilepaskan dengan kemajuan teknologi nan semakin canggih dari masa ke masa. Sejak 1960an hingga sekarang, teknologi semakin berkembang pesat. Berbagai media komunikasi nan canggih diciptakan oleh manusia. Inovasi media-media digital menjadikan segala aktivitas berjalan semakin efektif dan efisien. Rogers (1986) berpendapat bahwa sejak 1950, perkembangan studi komunikasi sebagai suatu disiplin telah memasuki periodetake off (tinggal landas).
         
        Sejarah perkembangan komuniukasi mencapai puncak kejayaannya pada era modern saat ini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, seperti diciptakannya komputer, laptop, handphone , menjadikan komunikasi memiliki pola nan berbeda. Komunikasi dapat dilakukan lebih efisien dan efektif. Selain itu, pola komunikasi nan terjadi saat ini mempengaruhi nilai-nilai sosial nan ada. Ada satu pendapat nan harus dicermati bahwa sejarah perkembangan komunikasi era Yunani Antik atau retorika terputus sampai abad ke-19. Alasanya ialah dari zaman Yunani Antik hingga abad ke-19 (era pertengahan) punya rentang waktu nan cukup jauh, yaitu sekitar 1400 tahun. Pendapat tersebut tak sepenuhnya benar.

       
     Pada abad pertengahan, aktivitas retorika masih dilakukan pada zaman pertengahan, yaitu dengan merebaknya penyebaran agama oleh para Nabi dan pesyiar agama. Selain itu, kenyataan komunikasi berkembang dan tercatat kembali saat ditemukan mesin cetak oleh Gutenberg pada 1457. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa mata rantai sejarah perkembangan komunikasi tak pernah mengalami masa vakum ataupun terputus.

        Dan mungkin,  dapat jadi saksi mengenai sejarah perkembangankomunikasi dari masa ke   masa, terlebih pada era modern ini, di mana Anda ialah para pelaku dan penikmat perkembangan komunikasi tersebut. Bagaimana mudahnya seseorang menjalin komunikasi dengan orang lain di era ini. Jeda bukanlah halangan buat menjalin komunikasi di era modern.

2. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Komunikasi Manusia Prasejarah
        
        Sejarah perkembangan komunikasi berawal dari zaman manusia pra sejarah. Ya. meskipun pada saat itu manusia belum mengenal tulisan, apalagi menemukan berbagai alat komunikasi nan super canggih seperti saat ini, namun komunikasi sudah terjalin. Lantas, bagaimana manusia prasejarah menjalin komunikasi antarsesama pada saat itu?

         Manusia prasejarah ialah masa manusia belum dapat menciptakan tulisan. Ilmu pengetahuan dan teknologi masih bersifat natural dan manual. Natural artinya manusia masih sangat bergantung kepada alam buat bertahan hidup. Sementara manual, berarti manusia masih menggunakan tenaga tubuh, baik tenaga hewan maupun manusia, buat menghasilkan sesuatu.

     Untuk berhubungan atau berkomunikasi dengan manusia lainnya, mereka menggunakan simbol-simbol, gambar, mobilitas tubuh, isyarat, suara teriakan, dan cara manual lainnya. Contohnya, bila terjadi suatu bahaya, buat memberitahukan kepada manusia lain dilakukan dengan teriakan. Teriakan itu dilakukan secara kontiniu dari satu manusia diteruskan oleh manusia lain nan berada di loka lain. Cara-cara tersebut merupakan awal mula lahirnya sejarah komunikasi dalam kehidupan manusia. Sejarah perkembangan komunikasi pada zaman prasejarah tak hanya melalui simbol-simbol saja. Media komunikasi melalui patung pun bisa terlihat pada masa kebudayaan Paleolitik muda. Paleotik muda memiliki empat periode kebudayaan, yaitu Aurignacian, Gravettian, Solutrean, dan Magdalena. Pada masa Aurignacian, belum ditemukan gambar atau lukisan di gua. Namun, pada masa ini, sudah ditemukan manik-manik kecil dari gading, patung-patung hewan dan manusia nan dikuir pada sebuah gading.


3. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Retorika Komunikasi Yunani Kuno
     
     Sejarah perkembangan komunikasi tak terhenti pada zaman prasejarah saja. Zaman Yunani antik pun memiliki cerita tersendiri mengenai sejarah perkembangan komunikasi dari masa ke masa. Ya, perkembangan komunikasi selalu dikaitkan dengan peggunaan retorika di zaman Yunani. Pada masa inilah, komunikasi digunakan sebagai alat persuasif menggunakan teknik retorika. Ada nan mencatat bahwa sebenarnya penggunaan retorika telah ada sejak zaman kebudayaan Mesir Kuno. Tokoh nan menggunakannya ialah Kagemi dan Ptah-Hotep. Akan tetapi, pada masa Yunani Kunolah, tradisi retorika menjadi suatu nan sistematis dan terorganisasi. Dengan kata lain sejarah mencatat bahwa sejarah perkembangan komunikasi dengan tradisi retorika berasal dari kebudayaan Yunani Kuno. Kata retorikasendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu rhetor , nan artinya 'orator' atau dapat juga 'teacher'. Retorika ialah suatu teknik komunikasi buat membujuk atau merayu secara persuasif buat menghasilkan bujukan melalui karakter pembicara, emosional ataupun logo

  Berdasarkan sejarah perkembangan komunikasi nan tersurat, penggagas komunikasi retorika zaman Yunani antik ialah seorang pemikir atau filosof bernama Aristoteles. Menurut Aristoteles, retorika mencakup tiga unsur, yaitu ethos (kredibilitas komunikator),pathos (hal nan menyangkut emosi atau perasaan), dan logos (hal nan menyangkut fakta). Pokok-pokok pemikiran Aristoteles mengenai retorika dikembangan oleh Cicero dan Quintilian nan menyusun anggaran retorika menjadi lima unsur.


4. Sejarah Perkembangan Komunikasi - Komunikasi Sebagai Ilmu di Abad Pertengahan

      Berhentikah perkembangan komunikasi setelah eranya Aristoteles, Cicero, dan Quintilian? Tentu saja tidak. Sejarah perkembangan komunikasi masih memiliki cerita tersendiri di abad pertengahan. Bahkan, ada hal nan jauh lebih menarik nan terjadi dengan perkembangan komunikasi di abad pertengahan ini. Ya, pada abad pertengahanlah komunikasi buat pertama kalinya dikembangkan sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan mulai berkembang pada era ini. Tak hanya itu, inovasi terkini nan sangat mempengaruhi sejarah perkembangan komunikasi manusia pada abad pertangahan ialah ditemukannya telepon, telegrap, radio, dan televisi. 

       Berbagai ilmu komunikasi mulai dibahas dan dikembangan. Dampak munculnya teknologi-teknologi mutakhir, dipelajarilah penggunaan komunikasi dengan teknologi tersebut. Pakar komunikasi mulai membuat teori-teori berkenaan dengan komunikasi. Misalnya, bagaimana mempelajari keterampilan berkomunikasi, dan taktik komunikasi instruksional. Ya, sejarah perkembangan komunikasi pada abad pertengahan seolah mendapatkan loka nan sudah seharusnya ditempati. Loka paling tinggi dalam kehidupan bermasyarakat. Komunikasi ialah awal tercipta dan terjalinnya suatu interaksi baik antara satu manusiadengan manusia lainnya, antara satu negara dengan negara lainnya, dan interaksi lain nan jauh lebih bermanfaat lainnya.


Referensi : 
  • http://andriandanu2.blogspot.co.id/2015/03/sejarah-perkembangan komunikasi.html 
  • http://alberttandibua.blogspot.co.id/2015/03/tugas-1-teori-organisasi-umum-2-minggu-1.html